Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

5 Kunci Membangun Tim Tangguh Agar Bisnismu Cepat Tumbuh

Artikel | 01 Februari 2021 06:21 wib
Memiliki karier sebagai pengusaha sukses dengan memiliki brand populer sendiri memanglah sangat menggiurkan. Tak hanya karena profit yang menjanjikan, menjadi pengusaha juga dianggap lebih asyik daripada kerja sebagai karyawan di perusahaan orang. Namun pada kenyataannya, membangun bisnis bukanlah perkara mudah yang bisa dilakukan sendirian. Kamu butuh tim khusus yang tangguh dan memiliki bakat berbisnis.

         

          Seperti yang disampaikan oleh Bapak Yudha Setiawan (CEO PT. Lazizaa Rahmat Semesta) dalam materinya di Webinar Airlangga Entrepreneur Club, memiliki tim tangguh dalam berbisnis sangat lah penting. Menurut pandangannya sebagai pengusaha sukses, kekuatan tim lebih baik dibandingkan individual. Bapak Yudha Setiawan juga percaya bahwa tim kerja yang baik akan menghasilkan sinergi kerja yang lebih baik dalam membuat bisnis cepat tumbuh.


          Dalam sesi webinar yang dihadiri oleh sebanyak 753 peserta ini, Ia membagikan pengalamannya dalam membangun dan mengembangkan bisnis di sektor makanan. Tak hanya itu, Bapak Yudha Setiawan juga membagikan 5 langkah kunci dalam membangun tim tangguh agar bisnis yang sedang dirintis cepat tumbuh.


Temukan Orang dengan Bakat dan Minat

            Untuk membentuk tim berbisnis yang tangguh, kamu perlu menganalisis karakter calon partner-mu nanti. Dengan menganalisis karakter calon anggota timmu, kamu bisa menempatkan mereka ke posisi yang sesuai dengan bakat dan minat yang mereka miliki. Kamu juga bisa mengidentifikasi karakter-karakter seperti apa yang diperlukan untuk mengisi suatu posisi tertentu.


Menempatkan Orang yang Bisa Menjawab Tantangan Perusahaan

            Kunci ke dua dalam membentuk tim tangguh dalam berbisnis adalah menerapkan prinsip right man in the right place. Dalam hal ini, ada lima peraturan yang wajib kamu taati agar tim yang kamu bentuk selalu tangguh dan mampu mendorong perusahaan agar tetap tumbuh. Lima rules tersebut meliputi; ketahui dengan pasti orang seperti apa yang diperlukan, dapatkan informasi lengkap tentang keahlian dari setiap orang dalam tim, lakukan interview secara langsung untuk mengenal lebih dalam, minta pendapat orang lain untuk meminimalisir kesalahan menilai orang, dan berani mengganti orang yang tidak kompeten.


Tentukan Key Performance Indicator

            Key Performance Indicator (KPI) adalah sebuah metode yang digunakan dalam memantau perkembangan perusahaan dalam mencapai tujuan dengan menggunakan indikator-indikator tertentu. Dalam membangun tim tangguh yang sejalan dengan KPI perusahaan, kamu perlu memastikan bahwa orang-orang dalam timmu telah; paham tujuan yang ingin dicapai perusahaan, mengerti ukuran keberhasilan, menerapkan optimasi kinerja, memiliki dan membangun strategi, memantau performa pencapaian, dan melakukan evaluasi berkala.


Training Soft Skills

            Agar performa tiap anggota timmu tetap terjaga atau bahkan meningkat, kamu perlu memfasilitasi mereka dengan training soft skills. Hal ini perlu dilakukan agar pengetahuan dan kemampuan orang-orang dalam tim dapat berkembang. Jika tiap individu dalam tim berkembang, bisnis yang dikelola pun dapat cepat tumbuh dengan pesat. Fasilitas training soft skills yang diberikan dapat berupa pelatihan karier seperti digital marketing, food safety, sales, financial & accounting, dan lain sebagainya.


Assessment Secara Berkala

            Kunci terakhir dalam membangun tim yang tangguh adalah selalu melakukan assessment secara berkala. Dalam hal ini, kamu perlu membuat indikator penilaian terhadap setiap orang yang terlibat dalam tim. Sehingga kamu dapat mengevaluasi bagaimana perkembangan tiap individu setelah mendapatkan pelatihan.


            Itulah langkah-langkah kunci dalam membangun tim tangguh agar bisnis yang sedang kamu rintis cepat tumbuh. Agar 5 kunci tersebut berimbas baik untuk pertumbuhan bisnismu, terapkan tiap-tiap kuncinya dengan konsisten.

        


Penulis: Seila Shofyan

Link
Dilihat 63 kali