Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Kunci Penting Untuk Menjadi Seorang Kandidat Potensial dalam Rekrutmen Pekerjaan

Berita Umum | 28 April 2021 03:29 wib
“Konsepnya, semua karyawan itu talent dan tidak ada dikotomi karyawan yang produktif atau tidak, berguna atau tidak.”, ungkap Erwan Saefurrohman, seorang Manager HCBP & GA dari PT Kimia Farma Diagnostika.


Erwan Saefurrohman (@erwan_pharma) merupakan seorang alumni dari Fakultas Farmasi Universitas Airlangga angkatan 2003. Pria asal Cianjur ini kini sedang berkarir sebagai seorang manajer HCBP & GA PT Kimia Farma Diagnostika. Dengan latar belakang beliau dalam bidang pengembangan human capital, Bapak Erwan menyajikan materi bertajuk "Talent Management Process di Kimia Farma Diagnostika" pada Kamis, 11 Maret 2021 bersama kurang lebih 345 peserta dalam ruang zoom.


            Webinar Airlangga Career Club bersama Bapak Erwan membahas proses rekrutmen kandidat secara komprehensif dan mendetail. Terlebih dahulu, Bapak Erwan menyampaikan tentang perubahan istilah dari SDM menjadi HCBP. Perubahan yang dimaksud adalah adanya transformasi peran HCBP menjadi penggerak suatu organisasi atau bisnis.


Dalam hal ini,  HCBP memiliki kendali dalam menentukan arah bisnis, melakukan serangkaian rekrutmen, dan pengembangan human capital perusahaan. Prinsip dalam pengelolaan SDM harus dinamis alias tidak bisa kaku. Hal ini bertujuan dalam peningkatan engagement SDM dengan perusahaan dan perusahaan dapat melihat dan mempersiapkan calon the next leader yang terbaik.


            Dalam proses talent management, Bapak Erwan menyatakan bahwa “konsepnya, semua karyawan itu talent dan tidak ada dikotomi karyawan yang produktif atau tidak, berguna atau tidak”. Sebagai seorang HCBP adalah memastikan semua orang menjadi produktif. Dalam rangkaian talent management terdapat 3 proses kunci yakni talent acquisiton, onboarding & engagement, dan succession planning.


Dalam proses talent acquisition, seorang rekruter akan melihat kemampuan dan komitmen kandidat. Sebuah tips dari Bapak Erwan untuk hal yang perlu dipersiapkan oleh kandidat agar menjadi pelamar yang potensial, kandidat perlu mengetahui apa yang menjadi passion dari kandidat. Hal ini memudahkan kandidat dalam menyelaraskan value pribadi dengan pekerjaan yang akan dilamar di perusahaan. Selain itu, dengan mengetahui gambaran penyelasaran nilai individu dengan nilai perusahaan, maka kandidat akan memiliki visualisasi tentang pekerjaan apa saja yang akan dilakukan ke depannya dan menjadi nilai tambahan dari perusahaan bahwa kandidat telah belajar mengenai pekerjaan dan perusahaan yang akan dilamar. 




Penulis: Rarasanti Rania Qodri
Editor: Seila Shofyan

Link
Dilihat 39 kali