Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Wejangan dari Nusatalent Agar Cepat Mendapatkan Pekerjaan

Berita Umum | 05 Mei 2021 04:18 wib
Bagi kaum muda, lulus sekolah atau pendidikan tinggi bukanlah akhir dari perjuangan. Masih ada arena pertarungan yang sesungguhnya yaitu mencari pekerjaan. Kaum muda kerap kali dihantui rasa takut akan tidak mendapat pekerjaan setelah lulus.


Mempersiapkan lulusan agar cepat terserap ke lapangan pekerjaan menjadi PR yang tidak bisa diabaikan oleh Universitas Airlangga. Melalui DPKKA, banyak program telah diselenggarakan untuk menunjang Ksatria Airlangga dalam mempersiapkan diri memasuki dunia kerja. Salah satunya adalah webinar kolaborasi bersama Nusatalent yang bertemakan “How to Create Professional CV and Interview Practice for Fresh Graduates”.


          Dalam webinar yang diselenggarakan pada 4 Maret 2021 ini, DPKKA bersama Nusatalent juga turut menghadirkan Emmanuella Reika sebagai pembicara. Sebagai Sr. Partnership dan Event Specialist dari Nusatalent, Emmanuella memaparkan banyak tips dan trik jitu agar dapat lolos proses rekrutmen. Sesi webinar yang dibawakan olehnya pun menjadi lebih menarik ketika Emmanuella membocorkan rahasia terkait hal-hal yang disukai dan tidak disukai oleh para recruiter.


             Menurut Emmanuella, memahami perbedaan antara CV, Resume, dan Cover Letter menjadi langkah awal yang harus diperhatikan ketika melamar pekerjaan. “Ada beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam membuat CV, di antaranya adalah memahami mana konten yang penting dan mana konten yang tidak penting”, ungkap Emmanuella terkait tip membuat CV versinya. Dari semua konten dalam CV, poin yang paling penting dalam CV menurutnya adalah foto, kontak yang bisa dihubungi, latar belakang pendidikan dan pengalaman, serta professional skills.

    

          Tak hanya berbagi tip membuat berkas lamaran, Emmanuella Reika juga memaparkan kiat-kiat agar bisa lolos interview kerja. Salah satu poin penting tentang wawancara kerja yang sering diabaikan oleh pelamar menurut Emmanuella adalah bahasa tubuh. “Pas interview, mungkin kita gugup dan melihat ke mana-mana, tapi yang benar kita harus melakukan kontak mata dengan pewawancara”, ungkap Emmanuella tentang pentingnya memperhatikan bahasa tubuh saat wawancara kerja.


            Dalam sesinya, Emmanuella Reika berhasil menyulut antusiasme setidaknya 300 peserta yang menyimak webinar pada saat itu. Hal ini dibuktikan dengan banyaknya peserta yang melontarkan pertanyaan ketika sesi tanya-jawab berlangsung.

 

 

Penulis: Seila Shofyan

Link
Dilihat 36 kali