Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Beberapa Hal yang Perlu Diperhatikan dalam Proses Seleksi Kerja

Artikel | 18 Agustus 2021 06:27 wib
UNAIR NEWS – Mempersiapkan diri dengan baik dalam setiap tahapan seleksi lowongan pekerjaan tentu menjadi hal yang penting dilakukan. Melalui Airlangga Carerr Club bertajuk Maximize your Potential on Professional Hire, Ery Budhi Setiawanmenjelaskan beberapa hal yang perlu diperhatikan sebelum mengikuti proses seleksi kerja.


Manajer Support Retail Collecttion Restructuring and Recovery PT Bank Syariah Indonesia itu menerangkan bahwa setiap perusahaan memiliki masing-masing leadership program yang disiapkan untuk melakukan rekrutmen. Leadership program sendiri yaitu suatu program pengembangan SDM yang menjadi strategi perusahaan untuk mendapatkan kader berkualitas dan mampu meningkatkan daya saing.


Secara umum, pria yang biasa disapa Eri itu menyebutkan leadership program terdiri dari lima tahapan. Tahap pertama yaitu dilakukannya review kandidat secara administatif. Dalam tahapan ini, pelamar akan diseleksi berdasarkan kesesuaian data dengan kriteria yang dibutuhkan. Seletah lolos tahap tersebut, pelamar akan melakukan Assesment 1 berupa tes uji kompetensi secara akademik dan Assesment 2 berupa tes fisik, mental, dan spiritual untuk menguji ketahanan pelamar dalam menghadapi lingkungan serta pola kerja. Selanjutnya, pelamar akan melakukan interview sebagai tahapan puncak dalam seleksi sebelum akhirnya dilakukan keputusan final dan classical.


“Berdasarkan assesment data yang saya lakukan secara sampling, penyaringan dalam tahap administasi menunjukkan bahwa pelamar yang memiliki pengalaman kerja memiliki 78% peluang untuk lolos, sementara IPK sendiri berkontibusi 3.5% untuk menentukan kelulusan,” terangnya dalam kegiatan yang dilakukan pada Sabtu (07/08/2021).


Jangan Anggap Enteng Seleksi Daring

Tidak bisa dipungkiri bahwa pandemi saat ini membuat proses rekrutmen pegawai sering kali dilakukan secara daring. Meski begitu, Eri mengingatkan bahwa kriteria penilaian dalam seleksi offline maupun daring adalah sama, sehingga pelamar tidak boleh menganggap enteng hal ini.


Terkait persiapan, Ery memaparkan lima hal yang perlu diperhatikan sebelum melakukan semua tahapan dalam assesment. Pertama, pelamar harus memperhatikan penampilan atau appearance. Menurutnya, penampilan tidak harus menggunakan baju mahal atau dandan menor, akan tetapi standart yang utama adalah rapi, memiliki tutur kata yang baik, dan sopan santun.


“Meskipun seleksi daring, penilaian ini penting dilakukan. Bagi pelamar perempuan jangan suka ngaca atau berkali-kali meramikan bentuk kerudung melalui tampilan kameran, begitupun dengan pelamar laki-laki perhatikan tatanan rambut kalian! Semua harus terlihat rapi dan sopan,” pesannya.


Poin penting lainnya yang perlu diperhatikan adalah kemampuan komunikasi. Kemampuan komunikasi yang dimaksud bukanlah jago ngomong dan gampang akrab, tetapi konsep ini menekankan pada bagaimana seseorang mampu menyampaikan pendapat dengan baik dan meyakinkan orang lain. Selanjutnya, pelamar juga perlu memiliki kemampuan inisiatif dan analytical thinking yang baik dalam mengidentifikasi dan memecahkan setiap permasalahan.


“Mahasiswa yg aktif berorganisasi biasanya memiliki semua skill tersebut dan menjadi prioritas tersendiri dalam proses seleksi karena mereka sudah terbiasa melakukan diskusi dan bertemu dengan beragam permasalahan. Karena itu, manfaatkan masa perkuliahan dengan baik sebagai bekal cari kerja nantinya” tutup Eri.



Penulis : Nikmatus Sholikhah

Editor: Nuri Hermawan

Sumber: News.unair.ac.id

Link
Dilihat 68 kali