Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Manager Digital Marketing Nutrifood Bagikan 4 Kriteria Konten Berdaya Saing

Artikel | 25 April 2022 16:25 wib
UNAIR NEWS – Di era serba internet ini, peningkatan jumlah konten digital mencapai angka yang terus meningkat. Dalam dunia pemasaran, hal itu berimbas pada ketatnya persaingan pemasar dalam memperebutkan perhatian konsumen media.


Media and Digital Marketing Manager dari Nutrifood Indonesia, Meirza Hartoto membagikan kriteria pembuatan konten kreatif berbasis video yang berdaya saing di tengah persaingan digital.


Attract


“Yang penting disini adalah bagaimana konten tersebut dapat menarik perhatian orang untuk menonton di tiga detik pertama,” ucapnya.


Dalam webinar yang diselenggarakan Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni Universitas Airlangga (DPKKA UNAIR) pada Sabtu (23/04/2022), Meirza mengungkapkan, pergerakan scene harus dibuat cepat untuk menarik perhatian. Setidaknya, ada dua shots dari lima detik pertama yang ditayangkan. Munculnya figur model manusia dalam sebuah video, juga akan menarik perhatian emosional konsumen untuk melihat video hingga habis.


Brand


Penempatan brand dalam sebuah video juga menjadi komponen penting dalam pembuatan video dalam pemasaran. Sebuah video harus dapat menempatkan logo, nama, serta unsur branding lainnya sebagai hal yang mudah diingat oleh konsumen.


“Penyebutan nama merek secara berulang, ataupun dengan lagu,  juga menggunakan visual dan warna yang unik dapat memberikan kesan tersendiri terhadap brand di ingatan konsumen,” jelas Meirza.


Connect


Yakni bagaimana storytelling yang disampaikan dapat membuat konsumen berpikir atau merasakan perasaan yang relevan dengan konten yang ditayangkan. Untuk itu, emosi dan asosiasi tertentu pada kehidupan manusia dapat menjadi umpan yang baik.


“Kita dapat menggunakan influencer atau selebriti yang terasosiasi dengan produk kita, semisal TropicanaSlim dan Nana Mirdad yang memiliki asosiasi yang kuat terhadap gaya hidup sehat,” sebutnya.


Meirza pun mengingatkan untuk mempertimbangkan keterkaitan influencer dengan brand, jumlah dan kategori followers, serta tingkat engagement dalam menentukan influencer dalam campaign.


Direct


Arahan yang jelas membantu konsumen memahami langkah dilakukan setelah melihat konten. Arahan tersebut dapat berupa penawaran khusus, penawaran terbatas, ataupun specific calls-to-action seperti kata book now, atau klik disini.


Meirza mengatakan dengan menggunakan keempat kriteria tersebut, maka kemungkinan konten video mendapat banyak penonton akan semakin tinggi. Peningkatan itu juga dapat meningkatkan tingkat pembelian yang menjadi tujuan dari pemasaran digital itu sendiri.(*)


Penulis: Stefanny Elly

Editor: Khefti Al Mawalia

Sumber: UNAIR NEWS

Link
Dilihat 36 kali