Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Webinar DPKKA Ungkap Potensi Tersembunyi Kaum Rebahan

Artikel | 25 April 2022 16:39 wib
UNAIR NEWS – Novian Triwidia Jaya behavior mapping consultant mengupas tuntas potensi tersembunyi kaum rebahan yang jarang diketahui orang. Hal itu ia beberkan pada webinar yang diadakan Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni UNAIR (DPKKA UNAIR) pada Rabu (20/4/2022).


Kegiatan itu mengusung tema Behavior Mapping for Your Succes untuk pengembangan karir maupun studi yang sedang dijalani para peserta webinar.  Behavior mapping dipahami sebagai metode observasi dan analisa karakter maupun wajah seseorang berdasarkan struktur wajah, pola interaksi, suara, intonasi, ritme, cara pengucapan, kalimat serta pola emosi yang ditunjukkan oleh seseorang yang tampak dari wajahnya. 


Metode behavior mapping telah banyak digunakan oleh perusahaan terkemuka untuk dijadikan sebagai salah satu proses seleksi bagi kandidat karyawan baru. Biasanya, calon karyawan diminta untuk membuat video pengenalan diri, sehingga behavior mapping ini dapat diterapkan saat perekrutan. 


Lebih jauh, Novian turut membongkar beberapa kebiasaan atau pola perilaku seseorang yang dianggap negatif namun sebetulnya anggapan negatif itu justru memiliki sisi positif yang jarang diketahui.


Menurutnya setiap adanya pola perilaku akan selalu ada kebaikan yang menyertainya. “Di balik semua perilaku yang ada, selalu ada itikad baik. Tidak pernah ada pola perilaku yang sekalipun dianggap negatif, akan ada itikad baik di baliknya,” ujarnya dalam sesi webinar bersama DPKKA UNAIR. 


Salah satu pola perilaku yang sering kali dianggap buruk yaitu rebahan. Seperti mager, mendengarkan musik terlalu lama, overthinking, malas melakukan sesuatu, maupun suka menunda-nunda pekerjaan. Namun, sebetulnya ada potensi yang tidak sama sekali terpikirkan fakta di balik perilaku yang sering kali dianggap kurang baik tersebut.


Hidden Potential Kaum Rebahan


Bagi Novian, kebiasaan yang dilakukan kaum rebahan ternyata memiliki potensi yang besar untuk karir di masa mendatang. “Berdasarkan clustering yang kami miliki, ternyata pola perilaku tersebut memiliki hidden potential. Seperti jika Anda seorang yang suka overthinking tidak selalu dianggap sebagai overthinker namun Anda seorang yang memiliki big thinking,” tuturnya.


Selain itu, hidden potential dari kaum rebahan yang menarik adalah seorang pemikir yang dalam, analis yang tinggi, memiliki perencanaan ke depan yang baik, mempunyai kehati-hatian yang besar, serta safety atau memiliki keamanan yang baik.


Strength Potential Kaum Rebahan


Novian menerangkan, di balik kaum rebahan yang seringkali dianggap sebagai suatu kelemahan, sejatinya sepaket dengan kekuatan yang dimiliki. “Dapat diandalkan ketika bekerja, seorang pekerja tim yang loyal dan menenangkan, Anda akan cenderung patuh dengan peraturan instansi atau tempat Anda bekerja,” terangnya.


Kemudian, lanjut Novian, kaum rebahan adalah seorang pengambil risiko yang dapat memperhitungkan dengan cermat, dapat menyelesaikan tugas dari awal hingga akhir, serta selalu mempunyai kehati-hatian dalam memikirkan semua aspek yang mungkin akan dialami atau terjadi. (*)


Penulis: Septiana Wulandari

Editor: Binti Q. Masruroh

Sumber: UNAIR NEWS 

Link
Dilihat 60 kali