Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

5 Tips Agar LinkedIn Tampak Professional

Artikel | 16 Mei 2022 14:36 wib
Mungkin kamu sudah tidak asing lagi dengan platform LinkedIn yang merupakan salah satu platform untuk pengembangan karir dan membangun jejaring professional. Personal Career Coach, Sarah Rycrft mengungkapkan bahwa LinkedIn memberikan kesempatan bagi seseorang untuk menunjukkan profil, keahlian, serta rekomendasi dan koneksi secara profesional. Agar LinkedIn mu lebih terlihat professional, Yuk intip 5 tipsnya!


First Impression: Foto! 


Mungkin sudah familiar dengan kalimat “A picture is worth a thousand words”, penampilan sangatlah penting karena hal pertama kali yang orang lain lihat pastinya foto di profilmu maka buatlah foto profilmu semenarik mungkin, caranya? 

  1. Gunakan foto background dengan ukuran aman sekitar 1000 x 140p agar tdak terpotong oleh LinkedIn 

  2. Buatlah desain background sekreatif mungkin seperti kantormu atau produkmu 

  3. Fotolah dengan formal, jangan gunakan foto Kartu Pelajar atau KTP ya! tunjukkan wajah professionalmu. 

Pro tips: Jangan pernah mempertimbangkan untuk melewatkan gambar profil LinkedIn. Studi terbaru mengungkapkan bahwa profil yang menyertakan foto sampul menerima 14x lebih banyak penayangan dari perekrut.



Nama Lengkap Itu Penting

Hal yang paling krusial saat mencari kerja via LinkedIn, mencantumkan nama lengkap dan jelas adalah salah satu syarat awal mendapatkan pekerjaan. Biasanya, perekrut pekerjaan akan mencari profilmu di LinkedIn dengan mengetikkan nama lengkap di panel pencarian. Apabila kamu tidak menulis nama lengkap ataupun ditambah gelar sarjana, kemungkinan akun LinkedIn mu tidak akan benar-benar muncul. 


Alisyah Ramadhina, MBA  (SALAH)


Alisyah Ramadhina (BENAR)



Buat LinkedIn Headline mu Lebih Professional


Sebagian besar pengguna LinkedIn memiliki gelar professional saat ini dan tidak lebih dari itu. Tapi, LinkedIn memberi kesempatan sebanyak 120 kata sehingga harus digunakan dengan cerdas agar profilmu lebih menarik. 


Contoh Headline yang benar untuk pekerja

  1. Digital Marketing | SEO | Google Analytics | Conversion Rate Optimization | Maximizing Profits 

  2. Successful in Increasing customer retention - Salesforce - Zendesk - Talkdesk - Customer Service Representative 


Contoh Headline yang benar untuk mahasiswa

Airlangga University Law Student; Interested in Immigration and Personal Injury Law; Dean’s List 2022; Faculty of Law Blog Editor



Tunjukkan Pesonamu di LinkedIn Summary


Melengkapi bagian ringkasan sangatlah penting. Ini menunjukkan siapa dirimu, apa yang kamu tawarkan, dan apa yang membuat kamu istimewa. Profil LinkedInmu seharusnya tidak hanya berupa daftar pekerjaan. Ringkasan akan membantu membangun kepribadian dan mencerminkan orang di balik profil LinkedIn. Julia D - Communication Lead at Linkedln Canada. Faktanya, 


  1. Linkedln summary adalah tempat yang sempurna untuk portofoliomu seperti artikel yang kamu tulis, projek yang pernah kamu handel, video buatanmu, dll 

  2. Maksimalkan 2000 kata yang tersedia, gunakan banyak kata kunci tapi tetap harus terlihat rapi. 

  3. Ingatlah bahwa semakin unik dan personal LinkedIn summary itu buatan diri sendiri dan bukanlah template.



Jangan Lupa Bagikan Skill dan Pengalaman

LinkedIn memberi kesempatan agar kamu bisa menambahkan 50 skill yang kamu miliki. Saat kamu menambahkan skill, memilih skill yang disarankan lebih baik daripada memasukkannya secara manual karena skill yang disarankan didasarkan pada apa yang dicari perekrut di LinkedIn.


Studi LinkedIn menunjukkan hard-skill dan soft-skill terbaik yang banyak digunakan

Hard-skill


  • Cloud and Distributed Computing 

  • Statistical Analysis and Data Mining 

  • SEO/SEM Marketing 

  • Mobile Development


Soft-skill 


  • Leadership 

  • Communication 

  • Collaboration 

  • Time Management


Penulisan Pengalaman di LinkedIn

  • Awali dengan kata kerja tindakan atau orang pertama

  • Ikuti dengan kespesifikan pengalaman 

  • Gunakan kejelasan angka seperti tanggal ataupun persentase 




 

Penulis: Alisyah Putri Ramadhina 







Link
Dilihat 88 kali