Loading...

Universitas Airlangga

Direktorat Pengembangan Karir, Inkubasi Kewirausahaan, dan Alumni (DPKKA)

Juara 3, Mahasiswa UNAIR Gagas Aplikasi Prediksi Harga Pangan

Talenta Unggul | 19 Desember 2022 10:25 wib
UNAIR NEWS – Universitas Airlangga kembali menoreh prestasi membanggakan yang datang dari Fakultas Sains dan Teknologi (FST). Mahasiswa program studi statistika tersebut berhasil meraih juara III dalam kompetisi Statistika Ria dan Festival Sains Data (Satria Data) 2022 cabang perlombaan Statistics Essay Competition (SEC).

Kompetisi Satria Data 2022 itu merupakan perlombaan tingkat nasional antar perguruan tinggi yang ada di Indonesia dengan ratusan tim dan 1000 lebih jumlah peserta. Perlombaan tersebut diadakan oleh Kementerian Pendidikan Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbud Ristek) melalui Balai Pengembangan Talenta Indonesia (BPTI).


Tahun ini Universitas Islam Indonesia (UII) menjadi tuan rumah Satria Data 2022 yang berlangsung pada 6-9 Desember 2022. Dengan Antonio Nikolas Manuel Bonar Simamora (Ketua Tim), Marcel Laverda Subiyanto (Anggota 1), Chaerobby Fakhri Fauzaan Purwoko (Anggota 2) yang berhasil membawa kemenangan bagi UNAIR.


Raih Juara 3 – Statistics Essay Competition (SEC)


Antonio mengatakan bahwa terdapat ratusan tim yang mendaftar dalam Statistics Essay Competition (SEC) Satria Data 2022. Dengan perjuangan yang luar biasa mulai dari fase pengiriman karya melalui website. Mereka terpilih melaju menjadi salah satu finalis 10 besar yang datang berkompetisi secara luring dan menyabet predikat juara III kategori essay tersebut.


“211 tim ikut Statistics Competition. Puji syukurnya bisa menjadi salah satu dari 2 tim UNAIR yang masuk final di UII. Syukurnya lagi kami bisa membawa juara 3 dalam malam awarding tersebut,” ungkapnya



Angkat Aplikasi Prediksi Harga Pangan Nasional


Antonio bersama timnya mengangkat karya aplikasi “KomoditasKu” dalam essaynya. Yaitu sebuah aplikasi prediksi harga komoditas pangan strategis nasional secara simultan sebagai upaya akselerasi ketahanan pangan di era pasca pandemi.

“Merupakan sebuah gagasan yang mengimplementasikan metode statistika yang digunakan yaitu analisis runtun waktu,” tuturnya.


Hadirkan Beberapa Fitur Unggulan


Dalam aplikasi tersebut, Antonio mengatakan terdapat banyak fitur yang akan membantu pelaku pasar dalam tantangan ekonomi kedepannya. Terutama dalam memberikan kontribusi akselerasi pemulihan ekonomi nasional pasca pandemi. Fitur tersebut di antaranya adalah Cek hargaku, Cek Stokku, Cek Wilayahku, hingga Berita Komoditasku.


“Aplikasi Komoditasku menghadirkan berbagai fitur seperti Cek Hargaku yang memberikan informasi harga komoditas di pasar, Cek Stokku yang menampilkan stok dan memperkirakan kebutuhan komoditas dalam berbelanja, Cek Wilayahku yang menampilkan pemetaan wilayah berdasarkan persebaran harga komoditas, serta fitur unggulan Berita Komoditasku,” jelas Antonio.


Tampilkan Prediksi Harga Pangan Kedepannya


Berbeda dengan aplikasi sejenis pangan yang sudah ada sebelumnya. Antonio mengatakan fitur unggulan Berita Komoditasku akan menampilkan hasil prediksi pangan strategis nasional secara berkala dalam periode kedepannya. Sehingga akan dapat menjadi bahan rekomendasi bagi pemerintah dalam membuat kebijakan berdasarkan harga komoditas pangan setiap periode.


“Fokusnya menggambarkan harga komoditas pangan nasional dan memberikan prediksi harga pangan kedepannya. Hingga dapat menjadi rekomendasi bagi pemerintah dalam membuat kebijakan pangan pasca pandemi,” katanya.


Dalam aplikasi Komoditasku secara simultan akan memberikan prediksi harga pangan setiap minggunya. Terutama pada komoditas pangan strategis nasional yaitu beras, bawang merah, bawang putih, cabe merah, cabe rawit, daging sapi, daging ayam, telur ayam, dan  minyak goreng.


Penulis: Monika Astria Br Gultom

Editor: Khefti Al Mawalia

Sumber: unair.ac.id/news


Link
Dilihat 250 kali